Kidungku
Aku
Bernyanyi dalam kidung irama rindu
Mencoba memahat segurat senyum
Saat membuat sajak perkenalan ini
Namaku Vita
Lahir di Ibu kota Indonesia
Pada bulan ke enam
Jumlah alfabet ditambah dua tanggalnya
Kebetulan lahir sunggang
Kedua orang tua asli Jawa
Tapi aku hanya tahu beberapa
Sepi bukan berarti hilang
Diam bukan berarti lupa
Diam bukan berarti lupa
Kadang
Meskipun aku hanya setitik debu di atas karang
Meskipun aku hanya satu diantara ribuan titik hujan
Keindahan gerimis senja memberikanku setetes harapan
Kehadiranku bukanlah yang terindah
Akupun bukan yang terpenting
Satu yang aku harapkan
Hadirku berguna bagi sesama
09.09.14
19:24
Diiringi suara
detak jam
Saya tumbuh dengan satu keyakinan bahwa di muka bumi ini Tuhan menciptakan manusia dengan bakat alam masing-masing. Diantara bakat alam itu, adalah bakat merangkai kata, yang mungkin dalam kategori kecerdasan termasuk kecerdasan linguistik. Dan kau salah satu manusia istimewa itu, perkenalanmuu lewat puisi berhasil membuatku bersyukur, telah berkenalan denganmu. “jumlah alfabet ditambah dua”—memberi klu yang menggelitik membuatku benar-benar menghitung dng jari jumlah alfabet yg tak kuingat itu. Sial, kau membuatku aktif untuk terus mengenalmu.
BalasHapusBagus puisi nya 🙂
BalasHapus