Sudah
Teruntukmu yang dulu mendefinisikanku
layaknya candu
Jika kata mampu menghadirkan
kepura-puraan yang sengaja dibuat-buat
Maka bisa saja senyummu itu
kealpaan yang kelak tak pernah kuingat
Jika kejujuran yang berasa
sia-sia berujung kecewa
Mungkin ini cara agar segera lupa
Walau hati luka hingga menganga
Kau bercerita ketika bermain dadu
aku tak pernah muncul barang sekali
Lantas, aku harus berekspresi
macam apa?
5 oktober 2016
21:48
Komentar
Posting Komentar