Kau genggam tanganku erat seperti mentransfer energi
supaya takutku lebur mendebu di antara sela-sela tangan kita.
Binar pada netra sayumu masih sama,
kesukaan yang diam-diam kupatri tuk kuingat.
Perpisahan menjadi begitu kacau, buru-buru, berujung pilu.
Pada keheningan dini hari pukul satu
Hanya detak jam yang mengisi gendang telingaku
Orang-orang sibuk merapal mimpi memeluk guling
Sedang aku--
masih saja berharap kau memaafkanku.
Bumi
02 November 2019
20.53
supaya takutku lebur mendebu di antara sela-sela tangan kita.
Binar pada netra sayumu masih sama,
kesukaan yang diam-diam kupatri tuk kuingat.
Perpisahan menjadi begitu kacau, buru-buru, berujung pilu.
Pada keheningan dini hari pukul satu
Hanya detak jam yang mengisi gendang telingaku
Orang-orang sibuk merapal mimpi memeluk guling
Sedang aku--
masih saja berharap kau memaafkanku.
Bumi
02 November 2019
20.53
Komentar
Posting Komentar