Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Mimpi

  Matahari sudah tergelincir beberapa jam lalu Saat tiba waktunya kau rebahkan tubuhmu Untuk melepaskan capek serta linu Semoga mimpi baik memenuhimu Dan jika mimpi buruk ingin mampir menemu Aku akan terjaga untuk mengusir mimpi itu Meski kini apa yang ingin kugapai tak pernah sampai. Tambun Utara, 11 Desember 2020 14.42

Kisah Bhisma

  Bhisma mangkat atas kehendaknya Memilih saat matahari berada di utara katulistiwa Berbaring dengan sangga panah yang menghujam seluruh raga Oleh sebab melihat Sikkhandi bersukmakan Dewi Amba Bermula saat dipergoki mencuri Sapi Nandini Biang keladi pencurian titisan Wasu Prabhasa Dilahirkan kembali oleh Dewi Ganggawati Namun gagal menjadi wujudnya semula Dikutuk hidup paling lama sebagai manusia Merelakan mahkota raja agar ayahanda tercinta dapat mempersunting dewi jelita bernama Satyawati Pengabdian luar biasa berbuah anugerah dari dewa Moksa setelah memberi dua cerita nasihat kepada Pandawa. Tambun Utara, 11 Desember 2020 14.30

Dua Gigi Bungsu

  Kupandangi lamat-lamat wajahku di depan cermin. Tiba-tiba kutemui diriku yang lain. Rambutku koyak berantakan. Mataku sayu sedalam lautan.   Kusentuh perlahan setiap detail yang kupunya. Menyibak luka-luka di dalam yang tak tahu harus kuobati dengan apa. Kusisir rambutku, kemudian kugelung agar tak jatuh. Mataku menyembunyikan rahasia yang hanya dirinya yang tahu.   Kusenyumi ia yang ada di cermin. Menyemangatinya agar tetap kokoh menjalani kehidupan. Tetapi ternyata ia jauh lebih tangguh. Mengomeliku balik karena seringkali menyerah.   Kubuat perjanjian dengannya. Hingga akhir, aku hanya memilikinya, dan ia hanya memilikiku. Saling tumbuh bagai gigi bungsu yang berjuang merobek gusi. Menguatkan untuk terus bertahan hingga darah penghabisan.     Tambun Utara, 01 Desember 2020 20.10

Berjalan Lagi

  Kau rumah yang membuatku betah. Kau jari-jemari yang menghujaniku dengan kabar tanpa henti. Kau embusan angin yang meredam keras kepalaku. Kau berita utama yang kutumpahkan pada ibu. Kau ocehan anak-anak yang mewarnai saban hari. Kau buku koreksian tugas yang kadang menumpuk membuatku cemas. Kau bunyi sendok dan piring di jam makan siang yang mengisi perut keroncongan. Kau dering bel pulang yang membawa kebahagiaan. Kau tawa anak-anak yang membuatku ikut tersenyum. Kau lantunan musik yang menghalau sepi. Kau mimpi berulang yang menghidupkan arti. Kau hujan deras disertai gemuruh serta kilat yang menghujam dada. Dan kau tersirat pada lambaian tangan yang memaksa rasa ini mati.     Tambun Utara, 01 Desember 2020 19.39

Hujan Bulan Januari

  Kutepis bayang yang memperagakan goro-goro. Pada rasa yang acapkali menyelinap di bangku-bangku taman. Atau pada markah jalan menuju rumah. Kukubur rasa itu pada parit-parit yang berbau busuk. Dan kubersyukur, malam menyamarkan cengengku. Sedu sedan yang kutahan menimbulkan gigil di sekujur badan.   Sayang aku bukanlah Pinkan. Kita bukan tokoh yang pernah kau khawatirkan. Tetapi aku masih meniru Sarwono: menulis puisi dan berjuang sampai akhir. Kini kita sama-sama berusaha, meski dengan jalan dan cara yang berbeda. Di persimpangan jalan, kita memutuskan untuk melambaikan tangan. Membekali diri dan dibenturkan dengan kata melupakan.     Tambun Utara, 01 Desember 2020 19.21

Kenang dalam Genang

  Di bibir pantai angin melewatiku bagai kesetanan. Ombak bergemuruh mendekat ke kaki telanjangku. Kupeluk diriku sendiri dengan menghidupkan kenangan kala itu. Tak ada suara apapun, kecuali tawamu.   Kupandangi ujung pantai yang kian samar. Ditambah genangan pada netra yang kian mengaburkannya. Langit hari ini indah bukan, Tuan? Matahari menambah hangat, memerahkan kulitku. Nyiur menari seolah menimatinya. Tetapi harapku ternyata ikut kau bawa pergi.   Hidup biar bagaimana pun tetap harus berjalan. Meski acapkali seperti bajingan. Dan tak ada seorang pun teman.   Aku akan membiarkan diri ini puas dengan menyelami hujan penyesalan. Meski sedari awal aku tahu bagimu aku terlahir kembali sebagai seorang asing. Dan aku tak pernah menjadi tujuan.     Tambun Utara, 01 Desember 2020 19.02