Tempo hari, saya lupa kapan. Kamu terbawa tornado sampai di ujung lembah. Kebetulan, saya sedang lewat. Mau tidak mau, saya pegangi ujung bajumu agar tidak jatuh. Kamu meyakinkan saya bahwa bersama kita kan baik-baik saja. Kita kuat melawan angin kencang. Kamu menjanjikan saya langit beserta isinya. Tapi kamu selalu suka bercerita tentang hujan. Ternyata saya lupa, untuk memegangi ujung bajumu saya harus kuat terlebih dahulu. Bagaimana saya bisa menyelamatkanmu kalau saya sendiri tidak memiliki kekuatan untuk menarik? Lalu pada akhirnya, kita jatuh. Diiringi hujan lebat pasca angin kencang. Kamu senang, karena melayang dibersamai hujan yang kaupuja adanya. Sedangkan saya? Saya jatuh terbentur curam--dengan penuh patah dan lebam. Jika dirimu dipenuhi dia, lantas saya ini siapa? 18 November 2019 19.00