Puisiku punya dunianya sendiri Segala kemungkinan bisa kucipta tanpa seorangpun menginterupsi Aku bisa menempatkanmu di sana, hidup dalam rahim puisi Bahkan jika ada yang mencoba merombaknya, aku tak peduli Jika kenang itu melintas tanpa kuasa kuenyahkan, aku akan terus merangkai Aku tak apa jika kau telah melupa, juga orang seenaknya menilai Sebab senjataku hanya kata yang keras kepala 8Juli2019 18.36